Curhat

Terlambat Menyadari Apa Yang Harus Dilakukan Adalah Sebuah Bencana


Tepat pukul 00.24 WIB ini saya terbangun dari tidur saya awalnya lelap, namun menjadi tidak lelap karena handphone saya berdering keras sekali. Ternyata seorang teman lama yang menelepon saya dan menghilangkan semua kelelapan tidur saya malam ini untuk meminta bantuan kepada saya. Tidak tahu waktu memang, tapi tidak apa-apalah toh saya juga mungkin akan melakukan hal tersebut jika memiliki masalah yang sama dengan teman saya tersebut.

Sekitar satu jam lebih dia menelepon saya, meminta bantuan saya untuk menyelesaikan masalahnya, dan setelah kami berbicara panjang lebar lewat telepon, saya memberikan saran atas permasalahannya, akhirnya selesai juga dan diakhiri dengan bunyi tut….tut…tut….

Lega rasanya, akhirnya saya bisa melanjutkan tidur saya malam ini. Tapi setelah sekitar 30 menit berlalu, saya masih belum bisa memejamkan mata saya untuk kembali terlelap. Tiba-tiba sebuah fikiran yang membuat saya terjaga menyelinap ke dalam otak saya dan seakan berbicara pada diri saya ini “Hey kamu sekarang sudah berusia 22 tahun, apa yang sudah kamu miliki di usia kamu sekarang ini, apakah kamu sudah punya sesuatu yang bisa kamu banggakan di usiamu sekarang ini?”

Entah siapa yang berbicara di balik otak saya ini, tapi setidaknya kata-kata itu membuat saya sedikit berfikir tentang hidup saya ini. Di usia saya yang sudah mencapai 22 tahun ini, rasanya belum ada sesuatu yang bisa saya banggakan dari diri saya sendiri.

Sejenak saya merenung sembari menghadap ke langit-langit kamar, menatap dengan penuh penghayatan ke arah ukiran-ukiran di langit-langit kamar. Kemudian saya sedikit berbicara dalam hati “Benar juga, apa yang saya miliki saat ini hanya sesuatu yang diberikan oleh orang tua saya, tidak ada satupun yang merupakan hasil kerja keras saya sendiri, padahal jika melihat usia, seharusnya saya sudah bisa menghasilkan sesuatu yang justru bisa memberikan sebuah kebanggan kepada semua orang di sekitar saya khususnya orang tua.

Akhirnya saya mulai memutuskan untuk membuat sebuah perubahan dalam hidup saya, saya harus bisa sukses saat ini juga, tidak perlu menunggu sampai selesai kuliah, ya itu tekad saya sekarang. Tapi ada satu masalah lagi yang ternyata menyelimuti benak saya saat ini yaitu “Darimana saya harus memulai semua itu ?”. Kebingungan mulai menghinggapi benak saya, di satu sisi saya telah membulatkan tekad untuk memulai sukses saya sejak saat ini, di sisi lain saya bingung harus darimana memulainya.

Ternyata dari kebingungan itu saya menyadari bahwa ternyata ada keterlambatan dalam diri ini untuk menyadari tentang apa yang harus dilakukan sekarang, besok, dan lusa. Semua itu membuat langkah ini menjadi ragu, apakah masih ada waktu untuk berubah?memulai sesuatu yang bisa merubah hidup saya ini ke arah sesuatu yang lebih baik?

Pesan : Mulailah segala sesuatu itu dari yang bisa kita mulai, tidk perlu menunggu esok ataupun lusa, jika bisa dilakukan hari ini, maka lakukanlah. Jangan sampai terlambat menyadarinya, karena akan sangat rugi jika sampai hal itu terjadi.

About https://insthink.wordpress.com/

MIMPI 1 ( SATU ) MILYAR RUPIAH

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2011
S S R K J S M
« Apr   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Insthink ( IMAM ROYANI )

https://insthink.wordpress.com/

https://insthink.wordpress.com/

MIMPI 1 ( SATU ) MILYAR RUPIAH

Tampilkan Profil Lengkap →

Hours & Info

+6282214205656
Follow Inspirational Thinking on WordPress.com

Member of The Internet Defense League

Insthink DayMei 25th, 2015
BALQIS HASNA KHAIRUNNISA

Komunitas

%d blogger menyukai ini: